Pencarian Buku
 
Home Penerbitan Katalog Jasa Kontak
   
Resensi
50 Kisah Sukses dan Inspiratif Diaspora Indonesia; Lintas Negara, Lintas Bidang: Penerbit Diandra Pu
Nerdy Girl - Alnira
My Son
[@ririayhe] Review Sejejak Langkah Di Kala Senja
Review Sejejak Langkah Di Kala Senja @ririayhe
Review Im Fact I Love

Review Sejejak Langkah Di Kala Senja @ririayhe

29 Sep 2016 | 04:38
Oleh : Febi Gelar Ramadhan

Jum’at siang itu, dikagetkan oleh abang kurir yang biasa mengantarkan paket. Paketpun diambil mama serasa berteriak “Kakak, beli apa lagi? Dari kemarin ada paket mulu”. Entah darimana, asalnya bulan ini gak ngerasa beli apa-apa secara online. “Nggak ada, atas nama siapa? kakak? Kemarin mah giveaway dari Instagram doang kan” kata ku. “Iya. Dari Boksay nih tulisannya” mama menjawab. Ku pun bingung, siapa Boksay? Setelah ku ambil dan berpindah tangan dari mama, tertawa pun menjadi terbahak-bahak.

Ternyata dari @boksistory.

Waktu itu, temanku itu memang mengabari kalau sedang membuat buku dan akan di publish. “Bisa tuh satu buat teteh sebagai kado sidang gitu”, ya awalnya sih bercanda tapi beneran dikirim. Lumayan mengisi kekosongan pekerjaan, menganggur jadi lebih produktif juga sih. Hihihihi.

Ada lagi permintaannya, “Review di manasenja dong teh”. Baiklah…

Sejejak Langkah Di Kala Senja , Author by Boksi Suryani @boksistory

Dokumentasi catatan karya Boksi Suryani. Buku pertama catatan muda di kala renungan dan harapan terpapar jelas di sudut warna jingga, di sudut penjuru ibukota. Ketika masih terbayang satu sosok wanita yang selalu didamba namun terhalang waktu, jiwa dan raga, sehingga tiada kata yang bisa menggambarkannya selain duka.

Tersadarkan waktu dan tertelan rasa rindu yang membelenggu hingga membuat trauma karena telah membuat orang yang dikasihi menunggu. Hingga akhirnya pena dan jari-jariku menari mencurahkan semuanya dalam papan semu, sebelum masa dan waktu menguburnya dalam penyesalan terdahulu.

Ku tersenyum merindukan kisah kita pada masa lalu, meski hanya tentang kisahku dan kisah-kisah cinta sendiriku. Anggap saja suatu saat nanti di penghujung rindu aku selalu menantimu, dengan beribu kalimat pilu dan kususun hingga menjadi sebuah buku. 

Buku Pertama yang berceritakan tentang renungannya dan harapan yang di paparkan jelas di sudut warna jingga penjuru ibukota. Buku yang dikategorikan cerita fiksi ini menurutku adalah kisah kegalauannya, keputusaan mengejar cintanya, kesendiriannya di gunung. Nada-nada kalimat tersebut beriramakan a-b-a-b seperti puisi dan bermajaskan penegasan yang lebih sering pengulangan kata, frasa dan klausa. Tapi, bagi yang menyukai sajak, buku ini cocok untuk dipahami, bahasanya ringan, dan membuat kamu seperti ikut dalam ceritanya. 

“Mungkin aku orang yang paling mengeluh yang pernah tercipta. Pasien patah hati yang paling tersiksa dan butuh pertolongan dokter ahli agar cepat diperiksa”. Hal 34.

Terkadang saat membacanya, seperti mengingatkan kisah-kisah waktu duduk di bangku putih abu-abu. Pemeran ceritanya adalah Dia dan Siswi SMU yang manis dan lugu. Ya, beberapa dari Babnya beradegan pada saat masa-masa sekolah.

Tapi ada bagian yang kurang ku suka. Bhahaha. That’s my opinion dan jeously. Dari banyak temannya yang mungkin melewati proses-proses hingar bingar hanya ada satu nama yang ditulis. Huhuhu.

Buku ini bisa kamu baca mungkin hanya dalam sehari saja dikarenakan buku ini menganut halaman sebanyak 100. Tidak banyak bukan?




   
 
DiandraCreative.com
Online Self Publishing
Jl. Kenanga, Sambilegi No. 164
Maguwoharjo, Depok, Sleman
Telp : (0274) 433-2233
Fax : (0274) 485-222
SMS / WA : 085728253141, 081578853749, 089633188303
BBM : 7E89B325, 5A620F02, 588B2D1B
Email : diandracreative@yahoo.com
info@diandracreative.com