Sajak-sajak Evi telah dibukukan dalam beberapa antologi dan dipublikasikan di media massa lokal dan nasional. Sebagai penyair, Evi juga aktif membacakan sajak-sajaknya di berbagai peristiwa atau acara dan di saat-saat membacakan itu kita atau saya akan terkena “sihirnya”. Ada semacam perbedaan ketika sajaknya itu dibacakan olehnya dengan ketika sajak itu dibiarkan sendirian dan kita yang membacanya. Sajak itu menjadi lebih berbunyi saat dibacakan sendiri oleh penyairnya. Artinya, penyair sangat paham dan berkuasa atas segala hal yang diciptakannya. Barangkali tabiat sajak itu begitu, seperti anak-anak yang segala sesuatunya diketahui atau “dikuasai” oleh orang tuanya.
Membaca antologi sajak ini, saya diajak untuk “belajar dari yang silam, belajar dari sang layar” untuk menapaki sebagian dari tahap-tahap hidup yang kini sudah sampai pada masa ketika layar atau monitor menjadi pesona bagi sebagian besar manusia.
| Jumlah Halaman | 106 |
|---|---|
| Kategori | Antologi Puisi |
| Kertas | Bookpaper 72 Gram |
| Penerbit | Diandra Kreatif |
| Tahun Terbit | 2024 |
| Ukuran | 14 x 20 cm |
| Penulis | Evi Idawati |


MAECENAS IACULIS
Vestibulum curae torquent diam diam commodo parturient penatibus nunc dui adipiscing convallis bulum parturient suspendisse parturient a.Parturient in parturient scelerisque nibh lectus quam a natoque adipiscing a vestibulum hendrerit et pharetra fames nunc natoque dui.
ADIPISCING CONVALLIS BULUM
- Vestibulum penatibus nunc dui adipiscing convallis bulum parturient suspendisse.
- Abitur parturient praesent lectus quam a natoque adipiscing a vestibulum hendre.
- Diam parturient dictumst parturient scelerisque nibh lectus.
Scelerisque adipiscing bibendum sem vestibulum et in a a a purus lectus faucibus lobortis tincidunt purus lectus nisl class eros.Condimentum a et ullamcorper dictumst mus et tristique elementum nam inceptos hac parturient scelerisque vestibulum amet elit ut volutpat.












