Proud to be Midwife lebih dari sekadar kumpulan kata, tetapi juga cermin jiwa yang menggetarkan hati
saat pembaca menyadari bahwa kelahiran adalah keajaiban. Pada setiap halamannya, terasa detak jantung
seorang calon bidan yang berjuang dengan tulus mencintai profesinya. Karya ini adalah bukti nyata
bahwa di balik profesi bidan ada pengorbanan, keberanian, dan empati tak terhingga. Proud to be
Midwife, sebuah karya yang menginspirasi dan menyentuh banyak hati.
Yuniar Angelia P., S.SiT., M.Kes. (Wakabid I STIKES Widyagama Husada Malang)
Setiap cerita di buku ini mampu menggiring saya seolah-olah berada di lokasi yang sama, menyaksikan,
mendengar, dan terbawa dalam emosi yang dirasakan penulis. Buku ini adalah true story yang
mengesankan dan mengulik rasa penasaran untuk membaca hingga tulisan-tulisan berikutnya. Semoga
Proud to be Midwife ini menjadi referensi pengalaman, curahan hati dan jiwa yang patut diapresiasi
sebagai hasil belajar para calon bidan yang tak akan terlupa sepanjang masa. Terima kasih sudah
mewujudkan antologi ini menjadi buku inspirasi yang menguatkan diri untuk menjadi bidan profesional
yang berdedikasi tulus demi kemanusiaan dan perjuangan membangun negeri.
Rahmania Ramadhani, S.E., Ak., M.M. (Wakabid lI STIKES Widyagama Husada Malang)
Lebih dari sekadar catatan praktik, Proud to be Midwife adalah catatan autentik perjalanan menuju profesi
mulia yang menuntut tanggung jawab, pengorbanan, dan cinta kepada daur kehidupan. Buku ini
mengingatkan bahwa setiap langkah kecil dalam proses belajar adalah investasi berharga bagi masa depan
seorang bidan.
Abdul Qodir, S.Kep., Ners, M.Keb. (Wakabid III STIKES Widyagama Husada Malang)
Setiap bayi yang lahir adalah harapan, setiap ibu yang melahirkan adalah pejuang, dan engkau, para
bidan, adalah cinta yang menjaga keduanya. Calon bidan adalah calon ibu dan calon orang tua. Belajar
dari perjuangan seorang ibu, hidup dan mati untuk anaknya, begitu juga engkau yang berjuang
menyelamatkan dua nyawa. Keep learning to give your best service!
Ahmad Guntur Alfianto, S.Kep., Ns., M.Kep. (Ketua Prodi Keperawatan STIKES Widyagama
Husada Malang)
Seorang perempuan bukanlah mesin produksi keluarga, terlebih di era yang makin penuh tantangan ini.
Perempuan adalah seorang pejuang yang meletakkan fondasi kokoh sebuah keluarga untuk membentuk
bangsa dan harapan masa depan. Bidan menjadi profesi yang tidak dapat dipisahkan demi meningkatnya
kualitas kehidupan ibu dan anak. Banyak ilmu dan skill yang harus dipelajari dalam profesi ini. Namun,
betapa pun berat prosesnya, semua tetap bertujuan mulia. So, keep up your dream and do best for our
future!
Dr. Irfany Rupiwardani, S.E., M.M.RS. (Ketua Prodi Kesehatan Lingkungan STIKES Widyagama
Husada Malang)
Proud to be Midwife merupakan sumber inspirasi yang tidak hanya memperkaya pengetahuan, tetapi juga
memperkuat rasa cinta dan kebanggaan terhadap profesi bidan. Sebuah bacaan wajib bagi semua yang
ingin mengetahui lebih banyak kontribusi bidan di masyarakat.
Frengki Apryanto, S.Kep., Ners, M.Kep. (Ketua Prodi Administrasi Rumah Sakit STIKES
Widyagama Husada Malang)
| ISBN | – |
|---|---|
| Penerbit | Diandra Kreatif |
| Tahun Terbit | 2025 |
| Ukuran | 14 x 20 cm |
| Kertas | Bookpaper 57 Gram |


MAECENAS IACULIS
Vestibulum curae torquent diam diam commodo parturient penatibus nunc dui adipiscing convallis bulum parturient suspendisse parturient a.Parturient in parturient scelerisque nibh lectus quam a natoque adipiscing a vestibulum hendrerit et pharetra fames nunc natoque dui.
ADIPISCING CONVALLIS BULUM
- Vestibulum penatibus nunc dui adipiscing convallis bulum parturient suspendisse.
- Abitur parturient praesent lectus quam a natoque adipiscing a vestibulum hendre.
- Diam parturient dictumst parturient scelerisque nibh lectus.
Scelerisque adipiscing bibendum sem vestibulum et in a a a purus lectus faucibus lobortis tincidunt purus lectus nisl class eros.Condimentum a et ullamcorper dictumst mus et tristique elementum nam inceptos hac parturient scelerisque vestibulum amet elit ut volutpat.












