NUSADHATU
Perahuku hampir patah untuk kedua kalinya. Namun jangan biarkan jejak-jejak yang ditinggalkan itu tertawa dan bersuar tentang kegagalan atau berbalik pulang. Di perairan ini aku melihat diri yang bingung, juga geram yang lambat laun tersingkap dalam kata-kata itu. Apalah makna dari ketenangan jika di dalam jiwaku ternyata haus akan berjuang. Apalah arti dari kehidupan jika tidak ada satu ombak pun yang berusaha ditaklukkan. Berdiam diri, jelas tidak sejalan dengan kata hati.
Lembar-lembar ini telah aku buka. Bersiaplah dengan belantara dan samudra yang membentang di depan sana. Jangan biarkan layar patah, jangan hiraukan berat langkah. Perjalanan tidak ada bagi jiwa yang memilih diam, dan rasa yang reda hanya dengan dipendam.
Ketidakpastian memang bagian dari perjalanan, tapi aku memilih kepastian untuk kembali melangkah. Selalu ada yang berharga untuk ditinggalkan, yang mungkin akan terbayar dengan menjawab tantangan. Ini memang bukan jalan yang dipilih semua orang, tapi aku memilihnya untuk terus melanjutkan hidup.
Pulau Sebesi, 2009
Rakata Argapraja
| ISBN | – |
|---|---|
| Penerbit | Diandra Kreatif |
| Tahun Terbit | 2025 |
| Ukuran | 13 x 19 cm |
| Kertas | Bookpaper 57 Gram |


MAECENAS IACULIS
Vestibulum curae torquent diam diam commodo parturient penatibus nunc dui adipiscing convallis bulum parturient suspendisse parturient a.Parturient in parturient scelerisque nibh lectus quam a natoque adipiscing a vestibulum hendrerit et pharetra fames nunc natoque dui.
ADIPISCING CONVALLIS BULUM
- Vestibulum penatibus nunc dui adipiscing convallis bulum parturient suspendisse.
- Abitur parturient praesent lectus quam a natoque adipiscing a vestibulum hendre.
- Diam parturient dictumst parturient scelerisque nibh lectus.
Scelerisque adipiscing bibendum sem vestibulum et in a a a purus lectus faucibus lobortis tincidunt purus lectus nisl class eros.Condimentum a et ullamcorper dictumst mus et tristique elementum nam inceptos hac parturient scelerisque vestibulum amet elit ut volutpat.


















