Kendala Bisnis Percetakan

Memulai bisnis percetakan, berarti juga memulai “petualangan baru”, salah satunya adalah “bermain” dengan kedala di lapangan.

Cukup banyak calon pebisnis percetakan yang masih sebatas membayangkan keuntungan dari bisnis yang akan dijalankannya, termasuk juga capaian-capaian yang seolah tanpa kendala. Derasnya order yang masuk, konsumen yang melimpah, hingga hubungan harmonis tanpa cela dengan konsumen ataupun rekanan bisnis, menjadi angan yang begitu indah di dalam imajinasi. Meskipun harapan positif merupakan salah satu sumber motivasi dan bekal penggerak dalam menjalankan bisnis, tetapi seorang pebisnis harus mempersiapkan dirinya untuk menghadapai berbagai kendala bisnis.

Menjadikan percetakan sebagai salah satu lini bisnisnya sejak 2005, kami (Diandra) ingin berbagi beberapa kendala bisnis percetakan agar calon pelaku usaha dapat lebih mempersiapkan rancangan bisnisnya. Termasuk juga mempersiapkan solusinya ketika dihadapkan dengan kendala serupa. Bahasa kerennya: “Sedia payung sebelum hujan”.

 

Beberapa kendala yang jamak dihadapi dalam bisnis percetakan

1. Kerusakan mesin
Kendala yang pertama ini merupakan kendala yang akan sangat memengaruhi bisnis Anda. Berbagai mesin yang diandalkan untuk mencetak orderan bisa saja rusak karena berbagai faktor. Di antaranya adalah kurangnya perawatan, terus-menerus dipakai tanpa diperhatikan, dan berbagai faktor eksternal lainnya.

Kerusakan mesin ini dapat menyebabkan berbagai orderan tertunda yang pada akhirnya bisa menyebabkan kerugian cukup besar bila tidak segera diatasi. Untuk itu pengetahuan dasar mengenai kondisi mesin, sebaiknya dikuasai oleh pemilik usaha.

2. Karyawan
Tidak dapat dimungkiri, karyawan adalah penggerak utama usaha percetakan. Kendala yang sering kali dihadapi terkait karyawan adalah kerja sama tim, hingga berbagai masalah lain terkait pembayaran gaji ataupun pinjaman karyawan. Selain itu, kendali yang disebabkan oleh menurunnya motivasi kerja karyawan ataupun konflik antarkaryawan menjadi isu yang juga jamak terjadi.

3. Bahan baku
Kendala bahan baku biasanya terjadi ketika dalam satu waktu, secara tiba-tiba percetakan mendapatkan banyak orderan sedangkan bahan baku belum saatnya dipesan. Untuk mengatasi masalah ini, manajemen bahan baku perlu dikelola sebaik mungkin agar stok selalu ada, tetapi berlimpah hingga rusak terbuang karena tidak terpakai.

4. Listrik
Ketersediaan tenaga listrik merupakan salah satu faktor yang sulit dikendalikan karena menyangkut institusi lain. Terkadang pada suatu waktu, lokasi di mana usaha percetakan berjalan sedang mengalami pemadaman bergilir. Selain akan menunda orderan yang sedang dibuat, mesin-mesin dapat mati hingga rusak.

Untuk mengantisipasi kondisi seperti ini, pebisnis perlu memasang genset atau UPS sehingga mesin tidak rusak dan orderan tetap dapat diproduksi.

 

Berbagai kendala bisnis percetakan yang disebutkan di atas, harus diantisipasi dengan berbagai solusi. Meskipun bisnis percetakan memang terlihat mudah untuk dijalani, tetapi ketika bisnis terus maju dan memiliki lebih banyak sumber daya, tentunya masalah yang datang akan semakin banyak. Seperti kata pepatah, “Semakin tinggi pohon, semakin kencang angin yang menerpa”. (Redaksi)

 

***

Sumber gambar: https://pixabay.com/id/photos/batu-kendala-bendungan-jalan-1808222/

Kamu juga bisa menghubungi kami di WA: 0815 4814 3787 jika ingin menerbitkan naskahmu.

Kunjungi web kami di: https://diandracreative.com/terbitkan-bukumu/