JARAH RAHIM

Rp115.000

Tersedia di backorder

SKU: jarah-rahim Kategori:
Deskripsi

Jarah Rahim karya Jasman Rantedoda adalah sebuah alegori eksistensial yang getir,di mana tanah bukan sekadar ruang hidup, melainkan rahim spiritual yang terus-menerus diperkosa oleh syahwat kapitalisme. Melalui kontras tajam antaraketeguhan luhur Daming dan Pue Betande melawan kebuasan oligarki Bongkheng,cerpen ini memotret destruksi ontologis ketika alam dan manusia didegradasimenjadi sebatas komoditas. Sosok Samindaran yang mekar di tengah lanskap yangranggas menjadi simbol kepolosan yang terancam; sebuah keindahan yang diincaruntuk dijarah, sebagaimana hutan dan sungai Kabubu yang telah lebih duludiamputasi dari takdir alaminya.
Secara mendalam, narasi ini menggugat batas antara rasa takut dan martabatmanusia. Ketika kawat berduri dan teror psikologis mengepung ruang gerak warga,ingatan kolektif atas tanah leluhur justru mengkristal menjadi benteng perlawananyang liat. Penulis dengan liris mengingatkan kita bahwa tubuh bisa menua danringkih, namun jiwa yang berpijak pada kebenaran tidak akan bisa dipenjarakanoleh kuasa modal. Karya ini adalah sebuah refleksi profetis yang kuat: bahwakehilangan kedaulatan atas tanah bukan hanya perkara kehilangan tempat tinggal,melainkan kehilangan jangkar kemanusiaan itu sendiri.
(Muhaimin Faisal, —Penulis Novel Sejarah Topoiyo)

Apa yang terjadi ketika seorang aktivis idealis bertemu seorang perempuan yangsedang merebut kembali otoritas atas tubuhnya? Bab “Mitos Himen”menjawabnya dengan gamblang. Di tengah konflik agraria, oligarki tambang danperkebunan, serta gurita KKN, Jarah Rahim mempertanyakan: seberapa jauhmereka bisa bertahan, bahkan sekadar untuk tetap hidup? Sebagai editor, sayamelihat naskah ini bukan hanya bercerita tentang cinta, tetapi tentang harga yangharus dibayar tubuh dan kehidupan manusia biasa ketika berhadapan dengankekuasaan. Penulis berhasil menyatukan konflik sosial-ekologis skala makro—sengketa agraria dan perampasan ruang hidup warga Kampung Kabubu olehkorporasi oligarki.
(Muhammad Syafree — Developmental Editor, Pendiri Sagara Aksara)

Novel ini menjadi jawaban tentang keraguan atas kemampuan penulis generasibaru untuk mengemas kritik sosial dalam nuansa kebudayaan yang kental. Taksalah juga kalau novel ini disebut mengandung kekuatan transformasi pengetahuanuntuk mendorong gerakan berkesadaran sebab ia telah memperjelas aspek yangpaling penting dari pergulatan sosial serta menjadi kritik substansial atas peradabanmutakhir.
(Dr. Mortaza A. S Hammada, —Akademisi dan Peneliti UNAS)

Informasi Tambahan
ISBN–
PenerbitDiandra Kreatif
Tahun Terbit2026
Ukuran14,5 x 20,5 cm
KertasBookpaper 57 Gram
Shipping & Delivery

MAECENAS IACULIS

Vestibulum curae torquent diam diam commodo parturient penatibus nunc dui adipiscing convallis bulum parturient suspendisse parturient a.Parturient in parturient scelerisque nibh lectus quam a natoque adipiscing a vestibulum hendrerit et pharetra fames nunc natoque dui.

ADIPISCING CONVALLIS BULUM

  • Vestibulum penatibus nunc dui adipiscing convallis bulum parturient suspendisse.
  • Abitur parturient praesent lectus quam a natoque adipiscing a vestibulum hendre.
  • Diam parturient dictumst parturient scelerisque nibh lectus.

Scelerisque adipiscing bibendum sem vestibulum et in a a a purus lectus faucibus lobortis tincidunt purus lectus nisl class eros.Condimentum a et ullamcorper dictumst mus et tristique elementum nam inceptos hac parturient scelerisque vestibulum amet elit ut volutpat.