Catatan Seorang Taruna

Rp75.000,00

2013, Rian Saputra yang biasa dipanggil Ian baru saja lulus dari SMA. Ian mempunysi kemampuan akademis yang cukup baik di sekolahnya hingga selalu membuatnya menjadi juara dalan setiap kompetisi yang diikutinya. Selalu mendapat juara seakan membuatnya tak pernah gagal hingga suatu ketika hal pahit itu harus dia rasakan ketika harus mengurungkan niatnya menjadi seorang polisi karena gagal dalam tes tahap akhir. Setelah kegagalan besarnya Ian memilih melanjutkan studinya di sebuah universitas negeri di Makassar hingga membuatnya bertemu dengan seorang mahasisiwi cantik bernama Afifah yang mempunyai kulit kuning langsat dan mata indah yang bulatnya hampr sempurna. Namun setelah menjalani kehidupan perkuliahan Ian harus berhenti karena semangat kuliahnya yang menurun apalagi sering diajak berdemo yang berakhir seperti sebuah perang bagi lain.

Deskripsi

Ian berdiri menatap sebuah lapangan besar yang dipenuhi oleh orang-orang tanpa rambut dikepalanya. Ia kebingungan dan terus bertanya dimana ia berada. Tubuhnya sangat lelah dan sangat ingin beristirahat. Tiba-tiba ia terkejut seperti baru saja dilempar dari sebuah gedung tinggi ketika ia dikagetkan oleh seseorang yang berbaju loreng, “woy jangan melamun!” Teriak seseorang dengan bau loreng. Dia masih belum sadar hingga sampai akhirnya dia dipaksa untuk berguling-guling membuatnya mengingat semuanya bahwa dia sedang mengikuti pendidikan dasar setelah dia mendaftarkan diri beberapa bulan lalu ketika meninggalakan kampus lamanya untuk menjadi seorang Taruna Penerbangan

Spesifikasi

Berat 500 g
Penulis

Penerbit

Genre

Ukuran

Kertas

Jumlah Halaman

bw 312 hlm

Versi Ebook

Tanggal Terbit

Mei 2017

ISBN