Djamhari Penemu Kretek

Sale!

Rp135.000,00 Rp108.000,00

Buku ini sangat luar biasa. Masyarakat pribumi yang selama ini dipandang tidak begitu memiliki jiwa entrepreneurship dan penemu, ternyata sejarah Djamhari ini menunjukkan sesuatu yang lain. Namun demikian kesangsian itu tetap ada. Benarkah Djamhari ada? Buku ini jawabannya. Ini adalah buah dari pencarian baik di dalam maupun luar negeri dari berbagai literatur, perpustakaan, kantor arsip, kantor redaksi, wawancara dengan narasumber di sejumlah kota, hingga menelusuri berbagai kuburan. Bukti sejarahnya sangat nyata setelah penulisnya menemukan anak keturunan Djamhari. Silsilah keluarga sang penemu kretek itu pun sangat jelas dan bisa dipertanggungjawabkan, dari kakek Djamhari hingga anak cucunya.

Prof. Singgih Tri Sulistiyono, Sejarawan Universitas Diponegoro (Undip) Semarang.

Deskripsi

B. van Der Reijden adalah orang pertama yang menyebut nama Djamhari. Meski demikian peneliti Belanda itu tidak tahu banyak tentang penemu kretek tersebut. Setidaknya itu yang dirasa penulis buku ini setelah mencermati karya Reijden dan menemukan kata’zou’di paragrafyang mengulas Djamhari. Pencermatan itu membuat sajian buku ini menjadi cukup berbeda dibandingkan buku tentang kretek lainnya. Penulisnya pun berani mendekonstruksi data tahun tentang Djamhari. Keberanian ini jadi langkah awal untuk menerangi sejarah penemu kretek yang selama ini seperti
dalam ruang tertutup nan gelap.

Olivier Johannes Raap, seorang Belanda yang menulis beberapa buku dalam bahasa Indonesia bertema sejarah Jawa.antaralainberjudulPekerdjadi Djawa Tempo Doeloe.

Sekian puluh tahun nama Djamhari selalu disebut-sebut sebagai tokoh penting munculnya rokok kretek di Kudus. Ironisnya sekian belas orang sejarawan gagal mencari tahu siapa sosok Djamhari. Alhamdulillah anak muda yang sangat peduli kepada sejarah kretek yang bernama Edy Supratno mampu menjawab tanda tanya tersebut. Tidak sekadar menemukan kuburan dan keluarganya, menariknya dia juga bisa mengaitkan bagaimana hubungan persaudaraan Eyang Nitisemito dengan keluarga Djamhari.

Yudhi Ernawan, salah satu cucu Nitisemito.

Nama Djamhari dalam sejarah kretek hanya dianggap sebagai mitos, namun Edy Supratno telah mematahkan mitos itu dengan kemampuan heuristiknya sebagai sejarawan dan jurnalis. Buku yang sangat menarik ini menghadirkan cerita tentang tokoh penemu kretek melalui penelusuran yang panjang penuh lika-likudari Indonesia hingga negeri Belanda. Selamat membaca.

Dr. Sri Margana, Sejarawan Universitas GadjahMada (UGM).

Spesifikasi

Berat 500 g
Penulis

Penerbit

Genre

Ukuran

Jumlah Halaman

254 Hal

Tahun Terbit

Juni 2016

ISBN

978-60272250-3-9