Ketaatanmu dirindu

Rp60.000,00

Inilah sebuah pengingat guna memperbaiki diri sendiri dan hadiah untuk kalian yang

selalu di hati. Hadiah untuk kalian yang terlampau tenggelam dalam keji dan berharap

menjadi penyamangat untuk kalian yang tak kenal lelah dalam menggapai Jannah.

Semoga kita kian dicintai oleh Sang Ilahi dan derap-derap langkah bertambah diridhai.

Buku ini terhimpun dari tiga bagian, bagian pertama berbicara tentang bagaimana

Menata Raga agar Allah bertambah cinta, bagian kedua berbicara tentang Potongan

Ruthob yang denganya kita berbekal untuk menggapai ampunan dan ridhaNya, dan

yang terakhir yaitu bagian ketiga berbicara tentang Waktumu Surgamu, yaitu

bagaimana caranya kita memanfaatkan waktu sedemikian rupa agar tak terbuang sia

yang dengannya dapat memuluskan kita masuk surga.

Ketaatanmu Dirindu. Terik siang itu sementara. Percayalah, jika mau bersabar untuk

menghadapinya, akan ada senja yang merona, indah gemintang juga purnama saat

malam tiba. Wa Tubuu Ilallah Jami‟an La‟allakum Tuflihuun, bertaubatlah kalian

semua semoga kalian dianugrahkan keberuntungan.

Deskripsi

 

Ketaatanmu Dirindu. Bersabarlah, meski berulangkali terseok, terperosok dan

terjerembab, tapi tetaplah gapai ampunan dari Sang Rahmaan. Laa taqnatu

MirRahmatillah innallaha Yaghfiru Dzunuba Jami‟aa, Janganlah berputus asa dalam

menggapai rahmat Allah Ta‟ala sebab Allah kan mengampuni dosa setiap hamba.

Ketaatanmu Dirindu. sungguh Allah takkan menyalahi janji. Jangan sampai kau gadai

taatmu dengan suatu yang fana lagi keji. Jika memang apa yang dikaruniakan tidak

sesuai harapan. Yakinlah, akan ada ganti yang lebih menakjubkan.

Ketaatanmu Dirindu. Karenanya, jangan pernah kau berikan mulianya kehormatan

hanya demi sesuap nasi, secangkir kopi, dan perihal lain yang bersifat fani. Dan

Janganlah sebab demi kekinian kau melanggar tatanan aturan. Allah maha tahu,

mendengar juga memandang.

Sebab, yang dibanggakan itu sebenarnya di Al Quran dan Hadits tiada sekata pun yang

menjunjungnya. Maka jika tak percaya biar kisah Abu dzar menjadi bukti yang nyata.

“Sudahkah kau menyantap makanan, wahai Abu Dzar?” Tanya Rasulullah. “Iya sudah,

wahai Rasulullah.” Jawab Abu dzar.

Beliau kembali bertanya, “kemudian, makanan yang telah kau makan lantas menjadi

apa?” “Menjadi apa yang telah kau juga ketahui, ya Rasulullah (yakni menjadi

kotoran).” Rasulullah bersabda, “Dan seperti itulah kehidupan dunia.”

Maka, sungguh ketaatanmu Dirindu. Meski di jalan penuh liku dan haru teruslah

melaju. Sebab, “sesungguhnya Allah begitu bergembira dengan taubat hamba-Nya

melebihi kegembiraan seseorang di antara kalian yang menemukan kembali untanya

yang telah hilang di tanah lapang.” (HR. Bukhari dan Muslim)

 

 

Spesifikasi

Berat 300 g
Penulis

Penerbit

Genre

Ukuran

Jumlah Halaman

BW 286 hlm

Versi Ebook

Tanggal Terbit

Agustus 2018

ISBN

978-602-336-745-0

Kertas