Artikel

Penelitian Studi Kasus: Pengertian, Tujuan, Kelebihan, dan Kekurangannya

Pengertian

Salah satu jenis penelitian kuantitatif yang populer di dunia akademik adalah penelitian studi kasus. Studi kasus adalah metode penelitian yang digunakan untuk mempelajari kasus tertentu dalam konteks yang spesifik. Studi kasus dapat digunakan dalam berbagai disiplin ilmu, seperti sosiologi, psikologi, dan bisnis. Penelitian studi kasus biasanya selalu melibatkan subjek penelitian dari kelompok masyarakat tertentu dengan tujuan untuk mendalami karakter maupun aspek sosial dari suatu masyarakat.

Metode studi kasus melibatkan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil pengumpulan data tersebut kemudian dianalisis untuk mencari solusi atau pemahaman yang lebih baik tentang kasus tersebut. Winston M. Tellis menyatakan bahwa penelitian studi kasus mempunyai unit analisis yang mengacu pada tindakan individu maupun lembaga ketimbangan dengan diri individu atau lembaga itu sendiri. Penelitian jenis ini berfokus pada sebuah tindakan atau perilaku yang dihasilkan.

Tujuan Penelitian Studi Kasus

Secara umum, penelitian studi kasus memiliki dua tujuan, yakni tujuan umum dan tujuan spesifik.

Tujuan Umum

  1. Menggambarkan kondisi individu sebagai subjek dari penelitian ini. Individu yang dimaksud bisa berupa perorangan, bisnis, organisasi, atau lembaga tertentu.
  2. Melakukan identifikasi masalah utama pada sebuah kasus. Dalam penelitian studi kasus, peneliti bisa melakukan identifikasi utama dari beberapa masalah yang ditemukan.

Tujuan Spesifik

  1. Dalam bidang psikologi, hasil penelitian studi kasus bisa digunakan untuk melihat keterkaitan segala sesuatu yang berhubungan dengan otak manusia, termasuk perilaku dan pemikiran seseorang.
  2. Di bidang sosiologi, penelitian ini bisa membantu mendapatkan informasi mendalam tentang perilaku maupun interaksi. Perilaku maupun interaksi ini bisa terjadi di dalam atau antara suatu lembaga organisasi atau kelompok.
  3. Mengembangkan sebuah hipotesis baru.
Kelebihan dan Kekurangan Penelitian Studi Kasus

Kelebihan

Jenis penelitian studi kasus bisa mengungkap hal-hal spesifik, detail, dan rinci. Selain itu, penelitian ini bisa dijelaskan dengan penelitian lainnya. Penelitian studi kasus bisa menguak makna di balik adanya permasalahan tertentu.

Kelebihan lainnya adalah bisa memberikan laporan secara faktual. Penelitian ini juga bisa memberi suasana dan pikiran yang bisa dikembangkan lebih jauh untuk bahan penelitian berikutnya.

Kekurangan

Metode penelitian ini kerap kali dipertanyakan segi reliabilitas, validitas, dan kemampuan generalisasinya.

 

***

Gambar oleh  https://melovess.com dari Pixabay